Asik Santap Cuanki, Dua Terduga Pelaku Curanmor di UIN Bandung Ditangkap

DUA pemuda yang dicurigai pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditangkap sekuriti saat tengah asik menyantap cuanki di area kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung pada Senin (10/2).

Dua pemuda yang dicurigai itu lantas digelandang ke gedung rektorat sebelum kemudian diserahkan ke pihak kepolisian.

Staf Humas UIN Bandung, Muhamad Helmi Kahfi mengatakan, penangkapan kedua terduga pelaku itu berangkat dari kecurigaan petugas keamanan terhadap gerak-gerik keduanya di lokasi sekitar parkiran motor mahasiswa.

“Berawal dari kecurigaan sekuriti, karena kan sebelumnya pernah ada kehilangan kendaraan yang terekam CCTV. Dua wajah pelaku ini terekam CCTV sehingga dicurigai oleh sekuriti,” ungkap Helmi saat dihubungi, Senin (10/2).

Sekuriti yang sudah menghafal wajah pelaku merasa tidak asing saat terduga pelaku tengah menyantap cuanki. Berangkat dari kecurigaan itu, sekuriti lantas menggeledah isi tas yang dibawa oleh dua pemuda itu.

“Kebetulan (terduga) pencuri ini lagi makan cuanki berdua. Tambah curiga security memeriksa tasnya. Terasa berat diperiksa didalamnya ada alat canggih untuk nyolong motor. Ada kunci T, kunci cadangan dan alat lainnya,” paparnya.

Setelah kecurigaan sekuriti semakin kuat, keduanya digelandang ke gedung rektorat untuk dimintai keterangan. Menurut Helmi, terduga pelaku mengaku sebelumnya pernah melakukan aksi pencurian di area kampus itu.

“Dia juga ngaku waktu ngambil (motor) di (Fakultas) Saintek beberapa waktu lalu. Mereka mengaku motor hasil curian dikirim ke penadah di wilayah Garut,” sebutnya.

Sebelumnya, pihak kampus UIN Bandung mendapat laporan kehilangan motor milik beberapa mahasiswa yang diparkirkan di area kampus.

Pihak kampus kemudian menyerahkan kedua pelaku yang berhasil diamankan itu ke Polsek Panyileukan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Saat hendak dibawa ke Polsek Panyileukan, petugas kepolisian tidak kuasa menahan amukan massa yang kesal atas kehilangan motor di area kampus UIN Bandung beberapa waktu lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *